Demokrasi harus berlandaskan kedaulatan hukum dan persamaan setiap warga negara tenpa mebedakan latar belakang ras, suku agama dan asal muasal, di muka-undang-undang.
Opinion
- MENJADI MUSLIM-INDONESIA
Inspirasi dari Pemikiran Gus Dur
Walhasil, visi Gus Dur tentang Indonesia masa depan adalah negara-bangsa Indonesia yang demokratis, pluralis, toleran, dan humanis, yakni negara yang menjamin kedudukan yang sama bagi seluruh warga negara dari berbagai latar belakang agama, etnis, gender, aliran, bahasa, dan status sosial. Seluruh warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama, tidak ada diskriminasi dan kekerasan dalam kehidupan mereka.
- In Momeriam (Haul) 2 Tahun Gus Dur:
Bergesernya Moderatisme NU
Bergesernya pendulum moderatisme Islam NU langsung maupun tidak langsung ikut menyuburkan gerakan Islamisme di berbagai daerah. Indikasinya paling tidak terlihat dari dua aspek; (1) Maraknya Perda bernuansa Syariat, dan (2) Tingginya tingkat intoleransi dan diskriminasi atas nama agama. Sejak era reformasi, intensitas Perda Syariat Islam dan tindakan intoleransi dan diskriminasi atas agama meningkat secara tajam
Gus Dur di Tengah Minoritas
Gus Dur sepanjang hayatnya mengandaikan dan meneladankan keislaman dan kebangsaan untuk hadir dalam waktu bersamaan. Caranya dengan menjadi Muslim serta warga Indonesia yang baik pada waktu bersamaan pula. Konkretnya, menjadi Muslim yang saleh harus pula menjadi, dan sekaligus ditandai oleh perilaku sebagai, warga negara Indonesia yang baik.
Indonesia
English








