Dekati Warga NU, Cawagub Kenang Gus Dur

Warga Nahdlatul Ulama (NU) selalu menjadi obyek menarik dalam perhelatan Pemilukada di berbagai wilayah termasuk di Jakarta.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Golkar Nono Sampono mengenang kedekatannya dengan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Hal itu diuraikannya saat mendampingi Alex Noerdin mengunjungi pondok pesantren Al-Hikam Depok kemarin malam. Keduanya diterima langsung oleh KH Hasyim Muzadi selaku pengasuh pondok pesantren tersebut.

Nono Sampono mengatakan, berkunjung ke kiai telah menjadi tradisinya sejak lama. Apalagi, dia orang Madura yang selama ini dikenal sangat menghormati kiai. \\"Saya adalah warga NU yang berasal dari Madura, maka ketika mau mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI, saya harus sowan kiai,\\" katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sebagai orang asli Madura, ia juga mengagumi Gus Dur sebagai ulama dan guru bangsa dikenal luas di penjuru dunia. \\"Gus Dur adalah ulama dan tokoh besar yang pernah dimiliki bangsa ini. Pemikiran dan gerakannya tentang kebangsaan sungguh luar biasa, dan membuat dunia mengaguminya, termasuk saya. Jasa beliau sangat besar untuk bangsa ini,\\" kata Nono.

Apalagi, kata Nono, ketika Gus Dur menjadi presiden RI, ia punya hubungan yang cukup dekat dengan cucu pendiri NU KH Hasyim Asy\\'ari tersebut. \\"Saya pernah mendampingi beliau sebagai Wakil Komandan PaspamPres, saat beliau menjabat sebagai Presiden,\\" tuturnya

Sementara itu, Alex Noerdin mengatakan memiliki hubungan dekat dengan keluarga besar NU, baik di tingkat nasional maupun lokal Sumatera Selatan. \\"Saya sudah lama dekat sama Kiai Hasyim,\\" kata Alex.

Dalam tradisi NU, jelas Alex, sowan ke kiai dan ulama selalu dilakukan setiap warga nahdliyin ketika punya hajat. \\"Makanya, di Pilgub DKI ini, saya perlu sowan ke Kiai Hasyim pula, meskipun beliau sebenarnya tidak punya hak pilih di Pemilukada karena warga Depok,\\" katanya.

Sumber: Okezone.com | Selasa, 26 Juni 2012 | 13:39 WIB

Related Posts