Haul Akbar Gusdur

DUA  tahun kepergian KH Abdurrahman Wahid atau akrab di sapa Gusdur diperingati oleh NU Kota Singkawang. Haul akbar tersebut dihadiri ribuan warga nahdliyin yang berbondong-bondong datang ke Pondok Pesantren Hidayatur Ruhama, Veteran (Roban), Jumat (30/12) malam. Acara yang digelar ini juga sebagai tanda peresmian Pondok Pesantren Hidayatur Ruhama. Hadir KH Abdurahim Thohir, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Provinsi Kalbar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Ketua PC NU Kota Singkawang, anggota DPRD, sesepuh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. 

\"Gusdur sangat dicintai dan dikenang bukan hanya karena dia (seorang) kyai besar atau pernah menjadi presiden. Namun karena dia tokoh karismatik tidak saja di Indonesia akan tetapi sudah mendunia. Selain itu beliau juga kontoversial, unik, berani menantang arus, dan banyak melakukan terobosan dan gebrakan. Pikiran-pikirannya melompati zaman, sehingga kerap mendapat tantangan, bahkan dari kalangannya sendiri. Tahlil ini merupakan suatu tradisi bagi nahdliyin kepada tokoh yang sangat kita hormati semoga arwah almarhum mendapat tempat yang layak,\" kata Ketua PC NU Kota Singkawang HM Nadjib dalam sambutannya. 

Nadjib memandang jika bangsa ini mengalami persoalan besar, di mana banyak terjadi bentrokan, radikalisme, terorisme, serta penyakit-penyakit sosial. \"Saya harap agar di Kota Singkawang ini tetap tenang dan aman. Kita banyak ragam dan itu menjadi pemikiran warga NU. Untuk itu kita perlu merapatkan barisan kepada nahdliyin untuk menghadapi perubahan zaman,\" ujarnya.  Selanjutnya haul akbar juga diisi tausiyah yang disampaikan  Zahri. Dia menyampaikan pentingnya back to masjid dalam menghadapi segala perubahan zaman. \"Semboyan persatuan hanya merupakan simbol, sehingga bangsa ini menjadi rapuh dan timbul perpecahan. Pesan-pesan Gusdur harus kita teladani dalam menghadapi kemejemukan,\" kata Zahri.

Sumber : pontianakpost.com | Minggu, 01 Januari 2012 , 14:12:00


Related Posts