Hormati Gusdur, Sesepuh Buntet Gandeng Alissa

Sesepuh Pondok Pesantren Buntet KH Nahduddin Royandi Abbas (Mbah Din), mengajak puteri Mantan Presiden KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) Allisa Abdurrahman Wahid naik ke atas panggung pengajian akbar haul almarhumin di pondok Buntet, Sabtu malam (2/4).

Hal itu terjadi ketika Mbah Din diminta panitia memberikan kata sambutan pada acara puncak haul. Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj dan dihadiri puluhan ribu warga.


"Saya menghormati Gus Dur dan keluarganya. Kehadiran puteri sulung Almarhum Gus Dur di Buntet merupakan kebahagiaan tersendiri. Saya mengucapkan selamat datang dan doa senantiasa tercurah kepada keluarga Gus Dur," tutur Mbah Din.

Mbah Din yang baru lima hari di Indonesia mengatakan kesehatannya belum pulih sepulangnya dari London, Inggris. "Saya masih kurang sehat. Saya serahkan sambutan kepada KH Hasanuddin Kriyani," ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya KH Said Aqil menyatakan, NU baru saja rapat pleno di Ponpes Krapyak, Yogyakarta. Salah satunya mengenai deradikalisasi yang akhir-akhir ini cara pikir radikal banyak muncul.

"Di Manis Lor, Kuningan, ada aksi kekerasan. Menurut NU tidak benar. Tidak ada kekerasan dalam Islam. Tindak kekerasan adalah musuh agama," katanya.


Sumber: nu.or.id | Ahad, 3 April 2011 17:35