Berita - Kategori : Pemikiran

Berita Umum

18 Artikel

Editorial

30 Artikel

Kolom

12 Artikel

Pemikiran

8 Artikel

Anekdot

1 Artikel

Ada Kursus Pemikiran Gus Dur di Kudus

Dalam rangka memperingati 1000 hari wafatnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), PMII Komisariat Sunan Kudus bekerjasama dengan BEM STAIN Kudus menyelenggarakan acara bertajuk Kursus Pemikiran Gus Dur, Sabtu (6/10) depan.

Usman bandingkan Komitmen HAM Gus Dur dan SBY

Memang Presiden Abdurrahman Wahid, tidak lama (menjabat) selama pemerintahan sekarang. \"tetapi pemimpin lama, tidak otomatis berani berbuat banyak,\" pungkas Usman. (wrf)   

Pengamat: Gus Dur Sosok Pelintas Sekat Sosial

Pengamat politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta Surya Adi Permana menilai Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur merupakan tokoh atau sosok pelintas batas berbagai sekat sosial di masyarakat.

Kristalisasi Pemikiran Gus Dur

\"Dari tadi saya perhatikan, ada yang abai dari pembicaraan peserta,\" ungkapnya, \"yaitu, bahwa Gus Dur melakukan semua itu dengan tanpa pamrih. Jangan lupa itu. Gus Dur melakukan perjungan dengan ketulusan dan keikhlasan,\" pungkasnya. 

Tanamkan Komitmen Perjuangan Gus Dur

\"Ziarah ini kita lakukan agar ada ideologisasi partai serta yang terpenting menanamkan komitmen perjuangan Gus Dur yang belum selesai,\" kata Yenny.

Sinta Wahid Ingatkan Walkot Bogor Soal Piagam Madinah

Piagam Madinah atau juga dikenal dengan sebutan Konstitusi Madinah, ialah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW, yang merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan semua suku-suku dan kaum-kaum penting di Yathrib (kemudian bernama Madinah) di tahun 622. Dokumen tersebut disusun sejelas-jelasnya dengan tujuan utama untuk menghentikan pertentangan sengit antara Bani \'Aus dan Bani Khazraj di Madinah.

Novel Grafis "Hitam Putih Indonesiaku" Dipamerkan

\"Makna filosofisnya adalah bangsa kita memiliki sejarah baik dan buruk, hitam dan putih. Misalnya, sejarah Majapahit juga ada perang saudara, sedangkan periode enam Presiden juga ada sisi putih dan hitam mulai dari Bung Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Megawati, dan SBY,\" katanya.