Berita

Berita Umum

18 Artikel

Editorial

30 Artikel

Kolom

12 Artikel

Pemikiran

8 Artikel

Anekdot

1 Artikel

200 M untuk Fasilitas di Luar Makam

Menanggapi rencana pemerintah yang menganggarkan dana sebesar 200 M untuk renovasi makam, pihak keluarga mengelaknya. "(renovasi) makamnya tdk, itu fasilitas negara di luar makam," tegas putri pertama Almarhum Gus Dur Alissa Wahid di account twitternya Rabu (2/3) sore.

Komunitas Gusdurian Desak Pembubaran MUI

Gusdurian juga menuding MUI terlalu mudah mengobral fatwa yang bisa menimbulkan konflik antar agama. Lembaga ini bahkan disebut kerap mewakili Tuhan yang dengan mudah menuding sebuah kelompok dan ajaran sesat. Karena itu mereka meminta pemerintah mengevaluasi MUI dan jika perlu membubarkannya.

Yenny Wahid: Jangan Mudah Terprovokasi

Direktur Eksekutif The Wahid Institute Yenny Wahid memandang, penetapan Ahmadiyah sebagai agama baru tak menyelesaikan masalah tindak kekerasan terhadap pengikutnya. Sebelumnya, beberapa pihak memang menyuarakan agar pengikut Ahmadiyah membuat agama baru supaya tak menyulut kemarahan umat Islam.

Yenny: Ancaman FPI Bukan Pepesan Kosong

Menurut Yenny, ucapan FPI yang akan menggulingkan Presiden jika FPI dibubarkan sudah jelas-jelas suatu ancaman yang serius dan perlu segera ditindak.

Kalau Saya Presiden, Ormas Itu Ditindak

Yenny mengingatkan, ormas yang mengancam menggulingkan pemerintah mempunyai kemampuan untuk benar-benar merealisasikannya. "Ancaman itu bukan sekedar pepesan kosong. Mereka punya kemampuan untuk melakukan itu, juga untuk melakukan aksi-aksi yang meresahkan masyarakat," ujarnya.

Prihatin, Yenny Wahid Datangi MPR

Direktur Eksekutif The Wahid Institute Yenny Wahid mendatangi Ketua MPR Taufiq Kiemas, Senin (14/2/2011), di Gedung MPR, Jakarta. Yenny akan melakukan audiensi dengan pimpinan MPR bersama sejumlah tokoh lainnya menyusul sejumlah peristiwa anarkis berlatar belakang persoalan agama di Nusantara belakangan ini.

Putri Sulung Gus Dur Orasi di Tugu Yogya

Putri sulung almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alisa Wahid, turut menyampaikan orasi saat aksi atas keprihatinan tragedi Ahmadiyah di Pandeglang yang digelar di Tugu Yogya, Senin (7/2/2011) malam. 

250 Peserta Ikuti Lomba Baca Puisi Untuk Gus DUR

Dipastikan sekurangnya 250 peserta bakal memeriahkan lomba baca puisi untuk Gus DUR atau ABDURRAHMAN WAHID guru bangsa sekaligus mantan Presiden Republik Indonesia, Selasa (08/02) malam. Sebagai sebuah bentuk penghargaan terhadap guru bangsa yang terkenal dengan sikap pluralismenya.

Nakamura dan Sobary Berbagi Pengalaman Bersama Gus Dur

Suatu saat penguasa Orde Baru Soeharto mengundang Gus Dur dalam sebuah acara. Namun Gus Dur kemudian ‘memainkan' undangan sebuah kongres di tahun 1989 itu justru untuk menjajaki seberapa penting dirinya di mata pak Harto (Soeharto, red), seberapa besar pak Harto berharap kepada Gus Dur, dan seberapa serius pak Harto membutuhkan kehadiran Gus Dur dalam kongres tersebut.