Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

63 Artikel

Demokrasi

71 Artikel

Budaya

65 Artikel

Antropologi

42 Artikel

Umat Islam, Dimanakah Alamatmu?

Beberapa tahun yang lalu, Sydney Jones menulis sebuah artikel dalam jurnal ilmiah “Indonesia”, terbitan Univeritas Cornell, di New York.

TNI dan Demokratisasi

Selama lebih dari 30 tahun TNI pernah berkuasa di negeri ini. Wajarlah kalau sekarang kecurigaan selalu diarahkan kepadanya.

MENCARI APA INDONESIA?

Setelah diguncangkan oleh kematian Marimutu Manimaren yang belum jelas apakah bunuh diri atau bukan, kita lagi-lagi dibuat kaget oleh ledakan bom berukuran sangat besar di Hotel JW. Marriott dan Plasa Mutiara disampingnya, di saat tulisan ini dibuat, 14 orang meninggal dunia, disamping lebih dari 100 orang luka-luka.

Kemajemukan Modal Membangun Bangsa

Bangsa kita sejak dulu sudah mejemuk dari sudut ras, kita mengenal paling tidak dua ras utama, yaitu Melayu dan Austro Melanesia, yang satu berkulit langsat dan yang satunya berkulit hitam, yang satu berambut lurus dan yang satu berambut kriting.

Kedaulatan Bukanlah Khayalan

Peristiwa manuver-manuver yang dilakukan F-18 Hornet dari angkatan laut AS di atas Pulau Bawean di Jawa Timur dam dua kapal perang AS di kepulauan Natuna, Riau pada masa yang sangat berdekatan, mengandung banyak dimensi.

ISLAM BUDAYA DAN TEKNOLOGI

Pada suatu pagi, penulis duduk di kursi depan kendaraan yang dinaikinya. Suara dari kaset terdengar memenuhi kabin kendaraan, mengalunkan bermacam shalawat yang didendangkan anak-anak dengan dipimpin seorang dewasa.

Dimanakah posisi NU?

Dalam pertemuan warga NU – PKB di Hotel Sahid Jaya beberapa bulan yang lalu, diajukan sebuah pertanyaan kepada penulis: bagaimanakah pandangan penulis tentang peranan politik NU saat ini? Penulis menjawab, persoalannya sangat berkaitan dengan pandangan mereka tentang proses demokratisasi.

Demokratisasi Model Kampung

Penulis adalah warga NU (Nahdlatul ‘Ulama) lahir di lingkungan pesantren dan berfikir dengan paradigma pesantren.

Cak Nur Setelah Meninggalkan Golkar

Doktor Nurcholish Madjid, akrab disebut Cak-Nur, telah membuat pernyataan untuk menarik diri dari bursa pencalonan Presiden RI mewakili Partai Golkar (PG).