Gagasan Gus Dur - Kategori : Kategori Artikel Gagasan Gus Dur Tentang Agama

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

63 Artikel

Demokrasi

71 Artikel

Budaya

65 Artikel

Antropologi

42 Artikel

Umat Islam, Dimanakah Alamatmu?

Beberapa tahun yang lalu, Sydney Jones menulis sebuah artikel dalam jurnal ilmiah “Indonesia”, terbitan Univeritas Cornell, di New York.

ISLAM BUDAYA DAN TEKNOLOGI

Pada suatu pagi, penulis duduk di kursi depan kendaraan yang dinaikinya. Suara dari kaset terdengar memenuhi kabin kendaraan, mengalunkan bermacam shalawat yang didendangkan anak-anak dengan dipimpin seorang dewasa.

Amal dan Penerapannya

Amal dalam pengertian bahasa Arab adalah tindakan atau perbuatan.

Semata-mata Dari Sudut Hukum Agama

KONFLIK Teluk, yang sekarang pecah menjadi Perang Teluk, dilihat dari sudut mana pun adalah sebuah tragedi berskala besar, karena berkesudahan pada perusakan besar-besaran, kalau tidak berupa jiwa dalam jumlah sangat besar.

Bagaimana Cara Berdzikir?

Berdzikir kepada Allah SWT, yang diambil dari kata bahasa Arab dzikr, memang mempunyai cara bermacam-macam.

Islam, Nasakom Dan Kita

Beberapa tahun sebelum kewafatannya, mendiang Presiden Soekarno melontarkan gagasan tentang Nasionalisme-Agama-Komunisme (Nasakom).

Islam dan Keadilan Sosial

Salah satu ketentuan dasar yang dibawakan Islam adalah keadilan, baik yang bersifat perorangan maupun dalam kehidupan politik.

Adakah Sistem Islami?

Dalam kitab suci Al-qur’an disebutkan: “masuklah kalian ke dalam Islam (kedamaian) secara penuh” (Udkhuluu fi al-Silmi Kaffah). Di sinilah terletak perbedaan pendapat sangat fundamental di antara kaum muslimin.

Islam: Pribadi dan Masyarakat

Sejarah perkembangan Islam di manapun juga, senantiasa memperlihatkan jalinan antara dua hal, yaitu sistem individu (perorangan) dan sisi kemasyarakatan (sosial).

Islam: Pokok dan Rincian

Para penganjur “negara Islam” selalu menggunakan dua buah firman Allah swt dalam kitab suci Al-Qur’an sebagai landasan bagi pemikiran mereka. Di satu pihak, mereka selalu mengemukakan bahwa kitab suci tersebut menyatakan; “Masukilah Islam/kedamaian secara keseluruhan” (udkhulu fi al-silmi kaaffah),