Gagasan Gus Dur - Kategori : Artikel-artikel Tentang Antropologi

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

112 Artikel

Antropologi

60 Artikel

Kiai Pencari Mutiara

Sebagaimana yang terjadi pada kyai pesantren, Kyai Sahal dari Kajen adalah perokok berat. Itu tidak hanya nampak pada rokok yang selalu dipegang dan dihisapnya, tapi juga pada keadaan fisiknya, kurus kering dan tenggorokannya sering terkena batuk.

Syaikh Mas'ud Memburu Kitab

Kiai Mas’ud bukan sembarang kiai. Ia diakui amat dalam pengetahuannya di bidang hukum agama. la menguasai peralatan untuk mengambil keputusan hukurn fiqh, berupa teori hukum (usul fiqh) dan pedoman hukum (qawa'id fiqh). Kedua 'alat' itu memang harus dikuasai sempurna, kalau ingin menghasilkan keputusan-keputusan hukum agama yang 'berkualitas tinggi', hingga layak disebut "syekh".

Bila Kiai Berdebat

Banyak kiai memiliki sifat aneh, tetapi yang paling sering didapati adalah sikap egosentris mereka. Mungkin ini adalah kompensasi kejiwaan untuk mengimbangi keharusan berpola hidup serba konformistis dengan sesama kiai.

Dunia Nyata Kiai Zainal

Wajahnya mencerminkan kekerasan hati, kesan yang timbul dari tekukan rahangnya yang tampak sangat nyata. Mirip wajah Jack Palance yang sedang menggertakkan gigi menghadapi Alan Ladd dalam film Shane dari masa dua puluhan tahun yang lalu.

Baik Belum Tentu Bermanfaat

Tertawa senantiasa dilakukannya sepenuh hati. Raut mukanya seperti menyimpan tawa dalam kadar sangat besar. Sedikit alasan saja sudah cukup membuatnya tergelak-gelak. Sering kali orang sekitarnya terbawa kepada suasana penuh tawa seperti itu. Hanya kesopanan bersikap di depan seorang kiai sajalah yang menahan mereka dari turut tertawa tergelak-gelak.

Bersatu dalam Menuntut Ilmu

Kiai Fatah dan Kiai Masduki adalah dua orang di antara sekian orang kiai yang hidup di desa Tambakberas. Bersama-sama, kesemua kiai itu menghidupkan kegiatan keagamaan dan mengelola pesantren di desa tersebut, sebagai amanat kiai Wahab Chasbullah.

Rasionalitas Kiai Adlan

Senyum selalu menghiasi wajahnya yang terlihat penuh ketulusan. Senang bergurau secara halus, banyak menjawab secara mengelak, dan senantiasa menunjukkan kerendahan hati dalam bersikap dan bertutur kata.

KIAI IKHLAS DAN KO-EDUKASI

Kyai Sobari sudah berusia lebih dari tujuh puluh tahun. Tidak lagi kuat berpergian jauh-jauh dari rumah. Terkena angin sedikit bisa kumat asmanya yang sudah menahun. Sudah hampir dua tahun ia berhenti mengajar di Pesantren Tebuireng, yang terletak 5 kilometer dari desanya. Selama 33 tahun jarak sekian itu ditempuhnya hampir setiap hari, untuk menunaikan tugas mengajar, yang dirumuskannya sebagai "membayar utang ilmu kepada Hadratus Syaikh Kiai Hasyim Asy'ari."

Kiai Pencari Mutiara

Sebagaimana yang terjadi pada kyai pesantren, Kyai Sahal dari Kajen adalah perokok berat. Itu tidak hanya nampak pada rokok yang selalu dipegang dan dihisapnya, tapi juga pada keadaan fisiknya, kurus kering dan tenggorokannya sering terkena batuk.

Pemimpin dan Kepemimpinan

Pada suatu pagi dalam siaran sebuah stasiun pemancar radio, ada dialog tentang pemimpin dan kepemimpinan. Sudah tentu setelah wawancara dengan narasumber, dilakukan dialog interaktif dengan para pendengar radio itu. Nara sumber dialog itu menyatakan, bahwa terdapat kaitan sangat erat antara seorang pemimpin dan kepemimpinan yang ditunjukannya.