Gagasan Gus Dur - Kategori : Artikel-artikel Tentang Kebudayaan

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

67 Artikel

Demokrasi

77 Artikel

Budaya

95 Artikel

Antropologi

46 Artikel

Prinsip NU, Tiongkok Melaksanakan

Sebelumnya penulis sampaikan Selamat Iedul Fitri 1424 H, maaf lahir dan batin kepada seluruh pembaca harian ini. Dalam kunjunggannya ke Tiongkok baru-baru ini, penulis bertemu banyak orang dari berbagai lapisan. Dari pejabat pemerintah, aktivis PKT (Partai Komunis Tiongkok), pengusaha dan kaum profesionalisme, seperti guru dan sebagainya, hingga pegawai usaha angkutan penerbangan di Guangzhou (dahulu disebut Nanking) yang terletak di delta sungai Mutiara.

Arti Sebuah Kunjungan

Pada tanggal 20 Desember 2003, penulis menyertai sebuah rombongan besar ke jalur Gaza, Palestina. Setelah melalui perbatasan Israel-Palestina, dalam perjalanan yang sangat lama akhirnya penulis sampai di kota Gaza tempat kedudukan Yasser Arafat, yang sekarang menjadi pusat pemerintahan pihak “garis keras” bangsa Palestina.

Wawasan Keadilan Internasional Bangsa Kita

Pegangan utama kita dalam hubungan internasional adalah sikap bertindak multilateral. Karena itu, kita menentang tindakan-tindakan unilateral seperti yang diambil oleh A.S atas Iraq dengan melakukan penyerbuan.

Penerbangan Memerlukan Keseriusan

Minggu lalu penulis naik pesawat terbang Pelita Air Service dari Gorontalo, tiba di bandara Hassanudin jam 15.00 WITA dan setelah terlambat sekitar 1 jam lamanya baru diberangkatkan kembali dengan pesawat lain milik Pelita Air juga dari Airport Hassanudin di Makasar menuju Jakarta, alasannya, karena pesawatnya datang terlambat dari Sorong, sekian lama juga.

Kita dan Amerika Serikat

Dalam persinggahannya selama beberapa jam di pulau Bali, Presiden A.S George Walter Bush Junior telah “memanggil” Kepala Negara kita dan bertemu dengan sejumlah pemimpin agama.

Kebijakan Harus Bijaksana

Membaca judul di atas, orang pun lalu bertanya dalam hati: apa ada kebijakan yang tidak bijaksana selama ini? Apakah penulis tidak mengada-ada saja dengan judul di atas?

Dapatkah Keberagaman Dipertahankan

Melihat kepada kenyataan, orang sangat khawatir akan terjadinya penyeragaman di mana-mana, paling tidak dalam hal selera. Berbagai macam waralaba makanan cepat saji (fast food) internasional yang banyak terdapat di negeri ini merupakan contoh paling gampang.

ARAH DUA POLA KEHIDUPAN (8)

Sewaktu berkunjung ke Sulawesi Utara baru-baru ini dan beberapa bulan sebelumnya, penulis mendapat pertanyaan dari para petani cengkeh di pulau Sangir; menurut pandangan penulis, apa cara-cara yang dapat dilakukan untuk menaikkan harga cengkeh ke tingkat yang cukup memenuhi penghasilan para petani? Penulis menjawab, hal itu telah didiskusikan dengan Mayor Jendral TNI AD (Purn) Ferry Tinggogoy terakhir menjadi Ketua Fraksi TNI di DPR-RI.

ARAH DUA POLA KEHIDUPAN (7)

Dalam membangun pola kehidupannya, masyarakat Belanda di kawasan ini berhasil membentuk apa yang kemudian kita kenal sebagai perpaduan dua hal. Yaitu antara sesuatu yang berorientasi kepada laut,dengan apa yang kemudian kita kenal sebagai “penghancuran pola niaga / laut ”.

ARAH DUA POLA KEHIDUPAN (6)

Perkembangan keadaan setelah naiknya Panembahan Senopati Ing Ngalaga Sayyidin Panatagama Kalipatullah Ing Tanah Jawi yaitu gelar Sutawijaya, ke atas tahta kerajaan di Pajang menjadi berbeda sama sekali. Ia memindahkan ibu kota kerajaan dari Pajang: di sebelah Timur Begawan Solo ke Plered, Bantul (daerah di Yogyakarta sekarang).