Gagasan Gus Dur - Kategori : Artikel-artikel Tentang Kebudayaan

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

110 Artikel

Antropologi

51 Artikel

Aceh, Kekerasan dan Rasa Kebangsaan

Dalam berbagai pernyataan, sejumlah pejabat pemerintah dalam pekan lalu menyatakan, pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menunjukkan tidak mau berunding dengan RI, dengan demikian GAM harus dianggap sebagai musuh bersenjata dan harus diserang. Kapolri bahkan menyatakan, Polri akan menambah personil di kawasan itu, guna menghadapi setiap kemungkinan.

Perjuangan Pribadi dan Perjuangan Kolektif

Di Moskwa, terjadi penyanderaan atas ratusan orang Rusia oleh para pejuang muslim Chechnya. Mereka melakukan hal itu, karena ingin mendirikan sebuah negara Islam di kawasan tersebut, yang ditentang oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pentingnya Sebuah Arti

Di akhir November tahun lalu, penulis diundang oleh sebuah lembaga yang dipimpin Dr. Chandra Muzaffar untuk turut dalam sebuah diskusi di Malaysia. Karena tempat dan tanggal diskusi itu dirubah, penulis tidak dapat turut serta dalam pembahasan-pembahasan yang dilakukan.

Bersabar dan Memberi Maaf

Dalam kitab suci Al-Qur’an dinyatakan “Wa al ‘ashri inna al – insana la fi khusrin illa al-ladzi na ‘amanu wa ‘amillu al-shaliathi wa tawashau bi alhaqi wa tawa shau bi al-shabr”

Keraton Dan Perjalanan Budayanya

Dalam minggu keempat bulan Desember 2002, penulis atas undangan Susuhunan Pakubuwono XII dari Solo, melancong ke Kuala Lumpur untuk dua malam. Penulis memperoleh undangan itu, karena Sri Susuhunan juga diundang oleh sejumlah petinggi Malaysia guna merayakan ulang tahunnya yang ke 80. Ini menunjukkan, bahwa pengaruh Keraton Solo Hadiningrat masih kuat hingga ke negeri jiran, seperti Malaysia.

Intinya Adalah Kejujuran

Pada minggu pertama Januari 2003, penulis menyampaikan pidato pada acara yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Australia Universitas Indonesia (UI).

Ekonomi Ditata Dari Orientasinya

Sejak kemerdekaan di tahun 1945, orientasi ekonomi kita banyak ditekankan pada kepentingan para pengusaha besar dan modern. Di tahun 1950-an, dilakukan kebijakan Benteng, dengan para pengusaha pribumi atau nasional memperoleh hampir seluruh lisensi, kredit dan pelayanan pemerintah untuk “mengangkat” mereka.

Memang Perlu Klarifikasi/ Tabayyun

Beberapa hari menjelang Lebaran Idul Fitri tahun ini, penulis ditanya oleh watawan bila datangnya waktu berlebaran? Penulis menjawab, jika dilihat almanak ada yang mengatakan bulan sabit/ hilal sudah mencapai ketinggian enam derajat pada akhir bulan Ramadhan/ puasa.

Yang Terbaik Ada Di Tengah

Judul diatas diilhami oleh sabda Nabi Muhammad SAW: “ Sebaik-baik persoalan adalah yang berada ditengah “ (Khairu Al-Umur Ausathuha). I