Gagasan Gus Dur - Kategori : Artikel-artikel Tentang Demokrasi

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

95 Artikel

Budaya

110 Artikel

Antropologi

51 Artikel

Kita dan Kasus Akbar

Mahkamah Agung (MA) yang menurut sistem hukum nasional kita sebagai pengambil keputusan terakhir, dalam kasus korupsi uang Bulog sebesar 40 milyar rupiah telah mengeluarkan keputusan Akbar Tanjung “bebas” dari hukuman, dengan perbandingan suara 4 :1. Walaupun sebelumnya, keputusan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi telah menyatakan ia bersalah atas tuduhan itu.

Keadilan dan Rekonsiliasi

Minggu lalu, di bilangan Kramat V, Jakarta penulis meresmikan sebuah panti jompo milik sebuah yayasan yang dipimpin orang-orang eks tapol dan napol, kasarnya orang-orang PKI (Partai Komunis Indonesia) yang sudah dibubarkan. Mereka mendirikan sebuah panti jompo di gedung bekas kantor Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia), yang dianggap sebagai perempuan PKI. Peresmian yang diminta mereka secara apa adanya pada pagi yang cerah itu, disaksikan antara lain oleh SK Trimurti, salah seorang pejuang kemerdekaan kita.

Islam, Nasionalis dan Orang Arab

Peter Mansfield, dalam bukunya History of the Middle East, menyatakan bahwa Islam memang sejak kelahirannya tidak mengemukakan konsep tentang sebuah negara. Namun, seluruh bangunan hukum, tradisi dan ajaran-ajaran Islam bertumpu pada kekuasaan negara untuk mengatur kehidupan individu menurut garis-garis yang jelas.

Demokratisaasi Hidup Bangsa

Reformasi yang memakan korban jiwa para mahasiswa di Universitas Trisakti (Grogol, Jakarta), Universitas Atmajaya di Semanggi dan peristiwa Jembatan Semanggi (Jakarta), ternyata tidak mencapai tujuan yang diharapkan.

Demokrasi Bagi NU

Ketika Ra’is Aam PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama) KH. A.M Sahal Mahfudz di Kajen mengawinkan putranya Abdul Ghoffar Rozin baru-baru ini, penulis disuruh ikut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Banyak orang yang datang, termasuk dari kalangan muda NU sendiri.

Antara Kultural dan Politis

Keputusan Majelis Kasasi yang dibentuk Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Ir. Akbar Tandjung, menunjukkan dengan jelas kepada kita, bahwa sebuah kejadian politik dapat saja mengakibatkan perubahan jalanya sebuah proses kultural.

Pandangan Jernih dalam Berpolitik

Semasa masih menjadi Presiden negeri ini, penulis mendengar kedatangan Paul Krugman seorang ekonom terkemuka yang mengajar di sebuah universitas “papan atas” A.S, datang ke Jakarta untuk sebuah seminar.

NU, Islam dan Demokrasi

Peter Mansfield dalam bukunya History of The Middle East, menceritakan bagaimana responsi berbagai bangsa muslim di Timur-Tengah terhadap negara sekuler.

Nasib UKM dan Reformasi Ekonomi

Semenjak tahun 1945 usaha kecil dan menengah (UKM) tidak pernah secara sungguh-sungguh di bantu oleh pemerintah. Bahkan sebaliknya, terjadi apa yang dinamakan “kucuran kredit” bagi mereka, tidak pernah terjadi dalam jumlah yang cukup signifikan.

Memahami Keadaan, Menilai Politisi Busuk

Banyak orang dalam percakapan dengan penulis selalu menyatakan bahwa selaku mayoritas umat Islam harus berbuat. Mereka mengatakan non-muslim di negeri ini hanya berjumlah 12%. Selebihnya, yaitu 88% penduduk, dapat melakukan hal-hal yang mendasar bagi Islam semata.