Gagasan Gus Dur - Kategori : Artikel-artikel Tentang Demokrasi

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

68 Artikel

Demokrasi

90 Artikel

Budaya

105 Artikel

Antropologi

48 Artikel

Askar Benar-Benar Berguna

Bagi mereka Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI), veteran benar-benar tidak diperhatikan dan tidak dihargai di negeri kita,. Sekali-sekali mereka yang pernah menjadi tentara aktif ini baik purnawirawan TNI, Tamtama dan Bintara ini dimunculkan dalam beberapa hari peringatan bersejarah, namun tanpa dipikirkan sedikitpun tingkat kesejahteraan dan kehidupan warganya.

Warga NU adalah Warga NU

Akhir-akhir ini sering terdengar pertanyaan, benarkah si Fulan warga NU (Nahdhatul Ulama) Karena orang yang bersangkutan tidak pernah menjadi pengurus NU, maka dipandang tidak layak untuk mencalonkannya sebagai warga NU bagi jabatan Walikota/Bupati/Gubernur atau Wakilnya oleh PKB (Partai Kebangkitan Bangsa).

Ras dan Diskriminasi di Negara Ini

Dalam perjalanan ke gedung TVRI saat subuh awal Februari 2003, penulis mendengar siaran sebuah radio swasta Jakarta yang menyiarkan dialog tentang masalah ras dan diskriminasi.

Politikus, Agamawan ataukah Aktivis

Sebenarnya penulis sangat segan mencantumkan judul di atas. Namun tidak ada jalan lain, karena di mana-mana penulis senantiasa ditanya orang, baik kawan maupun bukan.

KISAH SEBUAH NOSTALGIA

Ketika masih berusia 15 tahun, untuk pertama kalinya penulis meyaksikan sebuah kampaye Pemilihan Umum (Pemilu). Ketika itu, partai NU (Nahdlatul Ulama) mengelar kampanye di alun-alun utara kota Jogyakarta.

Indonesia-Muangthai: Sebuah Kemungkinan Memperluas Kerjasama

Seorang yang dekat dengan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra (dibaca,Cinawat) mengatakan pada penulis tentang ketidak-mengertian orang-orang Thai tentang tidak terlaksananya dua buah pokok yang telah disepakati antara Thailand dan Indonesia, yang pernah dicapai antara Perdana Menteri Thaksin dengan penulis, dalam kapasitas sebagai Presiden Republik Indonesia.

Benatkah Mereka Terlibat Terorisme?

Beberapa waktu yang lalu, penulis diwawancarai oleh wartawan dan Televisi SBS {Special Broadcast System) dari Melbourne, Australia di lapangan terbang Cengkareng, sekitar jam 5.30 wib. Ada tiga buah pertanyaan mendasar yang diajukan pada penulis.

Kaum Muslimin dan Cita-Cita

Soal cita-cita kaum Muslimin, tentu saja harus dipresentasikan dengan mendalam. Ini sesuai dengan kenyataan, bahwa kaum Muslimin terbagi dalam dua kelompok besar.