Gagasan Gus Dur - Kategori : Artikel-artikel Tentang Demokrasi

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

110 Artikel

Antropologi

51 Artikel

Kedaulatan Bukanlah Khayalan

Peristiwa manuver-manuver yang dilakukan F-18 Hornet dari angkatan laut AS di atas Pulau Bawean di Jawa Timur dam dua kapal perang AS di kepulauan Natuna, Riau pada masa yang sangat berdekatan, mengandung banyak dimensi.

Tuntasnya Tugas: Usahakan Demokratisasi

Beberapa waktu yang lalu KH. A. Mustofa Bisri (selanjutnya penulis singkat menjadi “Ambis”), mengirimkan surat terbuka yang dimuat oleh harian ini. Isinya adalah pernyataan, bahwa penulis telah berubah, tidak lagi seperti dahulu.

Sukhoi dan Pertahanan Kita

Ketika peluncuran buku biografi dan situs pribadi versi Inggris penulis di hotel Borobudur baru-baru ini, ada tanggapan yang dikemukakan dari kalangan intern TNI (Tentara Nasional Indonesia) maupun dari luar.

NU dan Demokrasi

Nahdlatul ‘Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan yang sangat besar. Pihak-pihak yang berlainan memiliki perkiraan berbeda-beda mengenai jumlah warganya, ada yang mengatakan 35 juta orang, sementara Muhammadiyah memiliki warga 28 juta orang.

Megawati dan KLB PDI

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) berakhir tanpa hasil yang diharapkan. Forum tertinggi partai berlambang kepala banteng itu secara praktisnya berakhir dengan kegagalan dan orang tetap tidak tahu bagaimana kemelut PDI akan diselesaikan.

BERBEDA TETAPI TIDAK BERTENTANGAN

Dalam sebuah diskusi yang diselengarakan FES (Friedrich Ebert Stiftung) di Singapura baru-baru ini, dalam sessi pertama para peserta membicarakan konsep Samuel Huntington tentang pembentukan antar budaya (clash of civilization).

Askar Benar-Benar Berguna

Bagi mereka Legium Veteran Republik Indonesia (LVRI), veteran benar-benar tidak diperhatikan dan tidak dihargai di negeri kita,. Sekali-sekali mereka yang pernah menjadi tentara aktif ini baik purnawirawan TNI, Tamtama dan Bintara ini dimunculkan dalam beberapa hari peringatan bersejarah, namun tanpa dipikirkan sedikitpun tingkat kesejahteraan dan kehidupan warganya.

Warga NU adalah Warga NU

Akhir-akhir ini sering terdengar pertanyaan, benarkah si Fulan warga NU (Nahdhatul Ulama) Karena orang yang bersangkutan tidak pernah menjadi pengurus NU, maka dipandang tidak layak untuk mencalonkannya sebagai warga NU bagi jabatan Walikota/Bupati/Gubernur atau Wakilnya oleh PKB (Partai Kebangkitan Bangsa).