Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

28 Artikel

Agama

70 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

112 Artikel

Antropologi

61 Artikel

Baik Belum Tentu Bermanfaat

Tertawa senantiasa dilakukannya sepenuh hati. Raut mukanya seperti menyimpan tawa dalam kadar sangat besar. Sedikit alasan saja sudah cukup membuatnya tergelak-gelak. Sering kali orang sekitarnya terbawa kepada suasana penuh tawa seperti itu. Hanya kesopanan bersikap di depan seorang kiai sajalah yang menahan mereka dari turut tertawa tergelak-gelak.

Bersatu dalam Menuntut Ilmu

Kiai Fatah dan Kiai Masduki adalah dua orang di antara sekian orang kiai yang hidup di desa Tambakberas. Bersama-sama, kesemua kiai itu menghidupkan kegiatan keagamaan dan mengelola pesantren di desa tersebut, sebagai amanat kiai Wahab Chasbullah.

Rasionalitas Kiai Adlan

Senyum selalu menghiasi wajahnya yang terlihat penuh ketulusan. Senang bergurau secara halus, banyak menjawab secara mengelak, dan senantiasa menunjukkan kerendahan hati dalam bersikap dan bertutur kata.

KIAI IKHLAS DAN KO-EDUKASI

Kyai Sobari sudah berusia lebih dari tujuh puluh tahun. Tidak lagi kuat berpergian jauh-jauh dari rumah. Terkena angin sedikit bisa kumat asmanya yang sudah menahun. Sudah hampir dua tahun ia berhenti mengajar di Pesantren Tebuireng, yang terletak 5 kilometer dari desanya. Selama 33 tahun jarak sekian itu ditempuhnya hampir setiap hari, untuk menunaikan tugas mengajar, yang dirumuskannya sebagai "membayar utang ilmu kepada Hadratus Syaikh Kiai Hasyim Asy'ari."

Kiai Pencari Mutiara

Sebagaimana yang terjadi pada kyai pesantren, Kyai Sahal dari Kajen adalah perokok berat. Itu tidak hanya nampak pada rokok yang selalu dipegang dan dihisapnya, tapi juga pada keadaan fisiknya, kurus kering dan tenggorokannya sering terkena batuk.

Siapa yang Bersalah?

Komite Pemilihan Umum (KPU) dalam pandangan penulis melakukan dengan sengaja dual hal yang sebenarnya bertentangan UUD 1945. Ini tentu adalah pendapat pribadi penulis, dan orang lain dapat saja mengajukan pandangan yang berbeda.

Ruang Bagi Negosiasi

Sikap hampir seluruh parpol peserta pemilu legislatif tahun 2004 sangatlah mengejutkan. Dengan pemungutan suara, mereka menolak hasil-hasil pemilu yang berlangsung pada tanggal 5 April 2004 itu. Segera dilakukan upaya demi upaya untuk menggoyangkan parpol-parpol tersebut dari sikap itu.

PKB, KPU dan Pemilu

Semangat reformasi yang dulu menggerakkan para mahasiswa pada tahun 1998 untuk “bergerak” menumbangkan pemerintahan Orde Baru, lima tahun kemudian tampak seperti sebuah perjuangan yang kehilangan momentum.

Pers Internasional dan Pemilu

Pemilu legislatif tahun 2004 telah berlangsung pada tanggal 5 April yang lalu. Berbagai reaksi telah dinyatakan oleh berbagai kalangan, baik di dalam maupun di luar negeri. Lembaga-lembaga survey luar negeri telah membuat pernyataan. Bahkan “Tim pemantau masyarakat Eropa” (atau Masyarakat Ekonomi Eropa/MEE) menyatakan pemilu telah berlangsung 80-85% jujur.

Peranan Politik NU-PKB

Pada tahun 1985, Atase Pertahanan Kedubes Australia di Jakarta menyatakan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi yang memiliki dimensi spritual dan kerohanian sangat besar (psychic organization). Bagaimana tidak, katanya dalam statuta/akte pendirian NU didirikan untuk 29 tahun.