Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

28 Artikel

Agama

70 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

112 Artikel

Antropologi

61 Artikel

Jilbab dan Demokrasi Perancis

Beberapa waktu yang lalu, Parlemen Perancis mengesahkan sebuah undang-undang yang melarang pemakaian Jilbab (Hijab) di lembaga pendidikan dan lembaga milik pemerintah negara anggur itu. Dengan suara mendukung 494 melawan 36, parlemen menerima rancangan undang-undang tersebut, yang lebih dulu disetujui oleh pemerintahan Perancis.

Isu yang tak Kunjung Terselesaikan

Dalam ICIS (International Conference of Islamic Scholars) baru-baru ini, para peserta berbeda sengit tentang sebuah isu: perlukah adanya sebuah negara Islam atau tidak. Dalam konferensi yang dihadiri para peserta dari 46 negara itu, penulis menunjuk kepada sebuah kenyataan, bahwa Indonesia bukanlah sebuah negara Islam.

Gerakan Perempuan dan Pemilu

Pemilihan umum tahun 2004 terbagi menjadi 2: pemilihan para anggota legislatif pada bulan April 2004, dan pemilihan Presiden. Pemilihan Presiden sendiri, kalau tidak diperoleh separuh lebih dari suara yang diperebutkan, akan diulang beberapa bulan kemudain antara 2 calon Presiden yang memperoleh suara terbanyak.

Three in One

Pemda (Pemerintah Daerah) DKI sudah lama menerapkan penggunaan kendaraan secara efisien dengan konsep three in one. Maksudnya adalah pada jam-jam tertentu, disepanjang jalan antara patung pemuda di Senayan hingga Merdeka Utara, kendaraan yang lalu minimal haruslah berisikan 3 orang, termaksud pengendara.

Peringatan yang Unik

Kata peringatan dapat diartikan sebagai rangkaian kalimat untuk mengingatkan orang agar tidak melakukan sesuatu hal. Seperti peringatan: jangan memegang kabel listrik yang tidak terbungkus/telanjang. Tetapi kata peringatan dapat juga diartikan sebagai upacara memperingati sesuatu hal di masa lampau, yang penting untuk diketahui orang sekarang.

NU dan LSM

Seminggu yang lalu, penulis didatangi oleh Tony Pangcu, seorang aktifis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dari Yogyakarta. Ia bertanya pada penulis, adakah rencana untuk menengok tokoh LSM yang waktu itu sedang dirawat di rumah sakit Bethesda, Yogyakarta? Penulis menjawab karena tekanan pekerjaan yang sudah direncanakan sebelumnya, maka penulis bermaksud menengok Mansour Faqih hari Sabtu.

Kuncinya Adalah Pendapatan

Dewasa ini, orang ribut membicarakan masalah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme disingkat KKN. Korupsi yang dimaksud adalah terjadinya penyalahgunaan uang masyarakat atau uang negara untuk hal-hal yang tidak semestinya, dan biasanya yang melanggar undang-undang. Pengertian kolusi adalah kesepakatan para penguasa dan pengusaha untuk menyalahgunakan wewenang, bagi kepentingan kalangan tadi.

Kita dan Kasus Akbar

Mahkamah Agung (MA) yang menurut sistem hukum nasional kita sebagai pengambil keputusan terakhir, dalam kasus korupsi uang Bulog sebesar 40 milyar rupiah telah mengeluarkan keputusan Akbar Tanjung “bebas” dari hukuman, dengan perbandingan suara 4 :1. Walaupun sebelumnya, keputusan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi telah menyatakan ia bersalah atas tuduhan itu.

Keberanian Menjadi Pemimpin Bangsa

Dewasa ini bangsa kita tengah bersiap-siap menyambut pemilu 2004, dengan segala duka dan suka, kelebihan dan kekurangannya. Ada yang menyangsikan, dapatkah bangsa ini melakukan pemilu yang demokratis? Banyak juga yang mempertanyakan dapatkah dilaksanakan Pemilu yang jujur dan mungkin dapat dipertanggungjawabkan kepada generasi-generasi mendatang? Ada pula yang melihat bahwa kita masih jauh dari demokrasi, tanpa menjelaskan apa yang dimaksudkan dengan istilah tersebut.

Keberagaman Spiritualitas Kita

Penulis teringat mendiang Soedjatmoko, mantan Dubes kita di PBB, mantan Rektor Universitas PBB di Tokyo dan salah seorang intelektual kita yang dihormati orang. Ia menyatakan melihat tiga jenis kerohanian/sufisme yang ada di tanah air kita.