Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

110 Artikel

Antropologi

51 Artikel

Merubah Pandangan Sebuah Bangsa

Pada Ramadhan lalu penulis berkunjung selama beberapa hari ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Semula ia mendarat di Guangzhou (dahulu Canton), dan menginap semalam di kota tersebut, kemudian melanjutkan perjalanan ke kota Beijing untuk dua malam.

Mantra Pesantren dalam Krisis

Dalam perkembangan pesantren di negeri kita, terdapat banyak sekali legenda yang harus diteliti secara mendalam, termasuk dengan penelitian lapangan.

Kisah Sebuah Konperensi

Ketika undangan itu tiba dari sebuah lembaga swadaya masyarakat internasional di New York, penulis tidak begitu terarik untuk hadir. Undangannya, adalah untuk hadir dalam sebuah konperensi mengenai penyelesaian sengketa yang sudah terlalu berkepanjangan, antara Israel dan Palestina.

Kepala Kerbau: Budayakah Ia?

Beberapa tahun yang lalu penulis diundang mbak Mimis Katoppo, istri bung Aristides yang kini menjadi Pemimpin Umum harian Sinar Harapan. Undangan itu untuk menghadiri “pesta turun kapal” yang dilaksanakan awak kapal pencari ikan, setelah musim laut menjadi tenang kembali.

Kedaulatan Hukum dan Demokrasi

Orang banyak mengeluh, sekarang ini hukum tidak berdaulat di negeri kita, umpamanya saja KKN, bukannya berkurang malahan semakin bertambah.

Ideologi Bagi Seorang Realis

Sewaktu penulis berkunjung ke RRT (Republik Rakyat Tiongkok) minggu, pertemuan dengan orang ini (yang penulis kenal dengan nama keluarga Guo saja, lengkapnya Guo Rongchang), adalah suatu jawaban atas apa yang dicarinya selama ini.

Harlah, Natal dan Maulid

Penggunaan ketiga kata di atas dalam satu nafas, tentu banyak membuat orang marah. Seolah-olah penulis menyamakan ketiga peristiwa itu, karena bagi kebanyakan kaum Muslimin, satu dari yang lain sangat berbeda artinya. Harlah (hari lahir) digunakan untuk menunjuk kepada saat kelahiran seseorang atau sebuah institusi.

Evie, Ebiet, dan Musik Kita

Penulis adalah salah seorang diantara sekian banyak penggemar musik Ebiet. G Ade. Lagu-lagunya penulis ikuti dan di mobil selalu ada CD atau kaset lagu-lagu Ebiet. Apakah itu balada perjuangan ayahnya, yang penulis tidak tahu masih hidupkah atau tidak.

Dua Perspektif, Satu Persoalan

Setelah lebaran Idul Fitri tahun ini, para warga NU (Nahdlatul ‘Ulama) dibuat geger oleh pembunuhan atas diri KH. Asmuni Ishak. Beliau adalah seorang Kyai pendiam, dulunya pimpinan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Jatiroto di Lumajang.

Ekstrimisme Dalam Islam

Dalam sejarahnya yang sudah lebih dari 14 abad, Islam secara keseluruhan menggunakan cara-cara damai untuk mengembangkan ajaran. Dari permulaan sejarahnya, hubungan Islam dengan agama lain di bawah bimbingan Nabi Muhammad telah menunjukkan wajah damainya, sehingga menjadi terkenal apa yang dikemudian hari di ketahui bernama Piagam Madinah (Medina Charter).