Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

28 Artikel

Agama

70 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

112 Artikel

Antropologi

61 Artikel

Keadilan dan Rekonsiliasi

Minggu lalu, di bilangan Kramat V, Jakarta penulis meresmikan sebuah panti jompo milik sebuah yayasan yang dipimpin orang-orang eks tapol dan napol, kasarnya orang-orang PKI (Partai Komunis Indonesia) yang sudah dibubarkan. Mereka mendirikan sebuah panti jompo di gedung bekas kantor Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia), yang dianggap sebagai perempuan PKI. Peresmian yang diminta mereka secara apa adanya pada pagi yang cerah itu, disaksikan antara lain oleh SK Trimurti, salah seorang pejuang kemerdekaan kita.

Islam, Nasionalis dan Orang Arab

Peter Mansfield, dalam bukunya History of the Middle East, menyatakan bahwa Islam memang sejak kelahirannya tidak mengemukakan konsep tentang sebuah negara. Namun, seluruh bangunan hukum, tradisi dan ajaran-ajaran Islam bertumpu pada kekuasaan negara untuk mengatur kehidupan individu menurut garis-garis yang jelas.

Gandhi dan Prinsip-prinsipnya

Pada akhir Januari 2004 lalu penulis diundang oleh Gandhi Smriti untuk menghadiri ulang tahun ke-56 wafatnya tokoh tersebut. Walaupun New Delhi pada waktu ini sedang mencapai puncak cuaca dingin, kira-kira - 2o C, penulis menerima undangan itu.

Demokratisaasi Hidup Bangsa

Reformasi yang memakan korban jiwa para mahasiswa di Universitas Trisakti (Grogol, Jakarta), Universitas Atmajaya di Semanggi dan peristiwa Jembatan Semanggi (Jakarta), ternyata tidak mencapai tujuan yang diharapkan.

Demokrasi Bagi NU

Ketika Ra’is Aam PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama) KH. A.M Sahal Mahfudz di Kajen mengawinkan putranya Abdul Ghoffar Rozin baru-baru ini, penulis disuruh ikut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Banyak orang yang datang, termasuk dari kalangan muda NU sendiri.

Antara Kultural dan Politis

Keputusan Majelis Kasasi yang dibentuk Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Ir. Akbar Tandjung, menunjukkan dengan jelas kepada kita, bahwa sebuah kejadian politik dapat saja mengakibatkan perubahan jalanya sebuah proses kultural.

Pintu Masuk

Dalam kehidupan rumah tangga, pintu masuk merupakan tempat kita masuk atau keluar dari ruang tamu. Bisa berupa pintu masuk biasa, ataupun pintu masuk yang punya lambang tertentu dalam kehidupan kita.

Pandangan Jernih dalam Berpolitik

Semasa masih menjadi Presiden negeri ini, penulis mendengar kedatangan Paul Krugman seorang ekonom terkemuka yang mengajar di sebuah universitas “papan atas” A.S, datang ke Jakarta untuk sebuah seminar.

NU: Konservatifisme dan Tradisionalisme

Dalam literatur yang banyak ditulis orang, NU disebutkan sebagai organisasi Islam kolot/konservatif. Sebutan ini melekat dengan mudah pada organisasi tersebut, antara lain karena hal-hal berikut: para pengikutnya kebanyakan memang terdiri dari “orang awam” yang masih mengikuti para ulama, tanpa mempertanyakan keabsahan apa yang mereka buat.

NU, Islam dan Demokrasi

Peter Mansfield dalam bukunya History of The Middle East, menceritakan bagaimana responsi berbagai bangsa muslim di Timur-Tengah terhadap negara sekuler.