Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

112 Artikel

Antropologi

60 Artikel

Kisah Sebuah Konperensi

Ketika undangan itu tiba dari sebuah lembaga swadaya masyarakat internasional di New York, penulis tidak begitu terarik untuk hadir. Undangannya, adalah untuk hadir dalam sebuah konperensi mengenai penyelesaian sengketa yang sudah terlalu berkepanjangan, antara Israel dan Palestina.

Kepala Kerbau: Budayakah Ia?

Beberapa tahun yang lalu penulis diundang mbak Mimis Katoppo, istri bung Aristides yang kini menjadi Pemimpin Umum harian Sinar Harapan. Undangan itu untuk menghadiri “pesta turun kapal” yang dilaksanakan awak kapal pencari ikan, setelah musim laut menjadi tenang kembali.

Kedaulatan Hukum dan Demokrasi

Orang banyak mengeluh, sekarang ini hukum tidak berdaulat di negeri kita, umpamanya saja KKN, bukannya berkurang malahan semakin bertambah.

Ideologi Bagi Seorang Realis

Sewaktu penulis berkunjung ke RRT (Republik Rakyat Tiongkok) minggu, pertemuan dengan orang ini (yang penulis kenal dengan nama keluarga Guo saja, lengkapnya Guo Rongchang), adalah suatu jawaban atas apa yang dicarinya selama ini.

Harlah, Natal dan Maulid

Penggunaan ketiga kata di atas dalam satu nafas, tentu banyak membuat orang marah. Seolah-olah penulis menyamakan ketiga peristiwa itu, karena bagi kebanyakan kaum Muslimin, satu dari yang lain sangat berbeda artinya. Harlah (hari lahir) digunakan untuk menunjuk kepada saat kelahiran seseorang atau sebuah institusi.

Evie, Ebiet, dan Musik Kita

Penulis adalah salah seorang diantara sekian banyak penggemar musik Ebiet. G Ade. Lagu-lagunya penulis ikuti dan di mobil selalu ada CD atau kaset lagu-lagu Ebiet. Apakah itu balada perjuangan ayahnya, yang penulis tidak tahu masih hidupkah atau tidak.

Dua Perspektif, Satu Persoalan

Setelah lebaran Idul Fitri tahun ini, para warga NU (Nahdlatul ‘Ulama) dibuat geger oleh pembunuhan atas diri KH. Asmuni Ishak. Beliau adalah seorang Kyai pendiam, dulunya pimpinan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Jatiroto di Lumajang.

Ekstrimisme Dalam Islam

Dalam sejarahnya yang sudah lebih dari 14 abad, Islam secara keseluruhan menggunakan cara-cara damai untuk mengembangkan ajaran. Dari permulaan sejarahnya, hubungan Islam dengan agama lain di bawah bimbingan Nabi Muhammad telah menunjukkan wajah damainya, sehingga menjadi terkenal apa yang dikemudian hari di ketahui bernama Piagam Madinah (Medina Charter).

Benarkah PETA Untuk Kyai?

Dalam tulisannya Letjen TNI (Purn.) Z.A Maulani mengemukakan bahwa pihak militer Jepang mempersiapkan tentara PETA (Pembela Tanah Air), didirikan dengan para Kyai sebagai Komandan Batalyon (dai-dancho)nya, sedangkan mereka yang tidak mempunyai basis massa di pesatren atau kaum Priyayi diangkat sebaga komandan kompi dan peleton (chodan-cho dan shudan-cho).

Arti Sebuah Tanda Penghargaan

Tanggal 10 Desember adalah hari istimewa bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada hari itu tahun 1948 dilakukan ratifikasi oleh sidang umum PBB atas Universal Declaration of Human Rights (Deklarasi Universal tentang Hak-Hak Asasi Manusia).