Gagasan Gus Dur

Karya tulis Gus Dur bertebaran di mana-mana. Rubrik ini didedikasikan untuk mendokumentasikan dan menyebarkan kembali berbagai tulisan Gus Dur tersebut.

NU

26 Artikel

Agama

69 Artikel

Demokrasi

108 Artikel

Budaya

112 Artikel

Antropologi

60 Artikel

Arah Dua Pola Kehidupan (12)

Untuk mempersiapkan era baru dalam orientasi niaga-laut yang akan mulai kita kembangkan dalam waktu dekat ini, peran penting pelabuhan samudera di berbagai tempat sangat nyata bagi kita. Kalau kita mulai dari pulau Jawa, yang menjadi konsentrasi sebagian besar penduduk Indonesia, maka beberapa buah pelabuhan samudera harus dibangun.

Arah Dua Pola Kehidupan (11)

Pada suatu ketika, beberapa perkembangan keadaan menuju kepada sebuah titik kulminasi yang bagi para sejarawan akan menjadi sangat menarik. Menurut Martin Van Bruinessen, ahli keIslaman yang sangat teliti itu, dalam abad 17 dan 18 masehi para pengikut tarekat Naqsyabandiah mulai mengadakan ekspansi.

Arah Dua Pola Kehidupan (10)

Dalam sebuah masyarakat agraris, hanya kepemimpinan kharismatik sajalah yang dapat berkembang dengan subur. Karenanya kita saksikan munculnya kepemimpinan kharismatik bahkan pada apa yang dianggap sebagai “gerakan modern”, misalnya pada kepemimpinan Soekarno di Indonesia.

Arah Dua Pola Kehidupan (9)

Pola agraris dari hidup kita itu sebagai bangsa, terasa juga pada masa pendudukan Jepang. Secara teoritik yang memimpin pemerintahan pendudukan Jepang atas Indonesia adalah Komando (Ryuku-gun) ke –16 dari bala tentara Jepang dibawah Jenderal Imamura, namun dalam kenyataan orientasi yang berkembang adalah orientasi agraris.

Apa yang Kau Cari Palupi?

Judul di atas diambil dari judul film karya penyair kita Asrul Sani lebih dari tiga puluh tahun yang lalu. Hal itu juga ditanyakan banyak orang kepada penulis setahun terakhir ini “Apa yang Kau Cari Gus Dur? Sebagaimana diketahui, penulis tidak pernah menutup-nutupi kejanggalan keadaan dan keanehan keputusan yang diambil oleh para pemimpin formal kita dewasa ini

Prinsip NU, Tiongkok Melaksanakan

Sebelumnya penulis sampaikan Selamat Iedul Fitri 1424 H, maaf lahir dan batin kepada seluruh pembaca harian ini. Dalam kunjunggannya ke Tiongkok baru-baru ini, penulis bertemu banyak orang dari berbagai lapisan. Dari pejabat pemerintah, aktivis PKT (Partai Komunis Tiongkok), pengusaha dan kaum profesionalisme, seperti guru dan sebagainya, hingga pegawai usaha angkutan penerbangan di Guangzhou (dahulu disebut Nanking) yang terletak di delta sungai Mutiara.

Arti Sebuah Kunjungan

Pada tanggal 20 Desember 2003, penulis menyertai sebuah rombongan besar ke jalur Gaza, Palestina. Setelah melalui perbatasan Israel-Palestina, dalam perjalanan yang sangat lama akhirnya penulis sampai di kota Gaza tempat kedudukan Yasser Arafat, yang sekarang menjadi pusat pemerintahan pihak “garis keras” bangsa Palestina.

Islam: Antara Tahu dan Mengerti

Dalam sebuah pertemuan di Beirut ibu kota Lebanon penulis menjelaskan tentang perkembangan Islam di Indonesia. Ada yang bersamaan dengan perkembangan Islam dan ada pula yang berbeda.

Wawasan Keadilan Internasional Bangsa Kita

Pegangan utama kita dalam hubungan internasional adalah sikap bertindak multilateral. Karena itu, kita menentang tindakan-tindakan unilateral seperti yang diambil oleh A.S atas Iraq dengan melakukan penyerbuan.

Sikap Dasar Para Pemimpin

Sebagaimana kita ketahui, para pemimpin bangsa kita yang tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tahun 1945, menyepakati Undang–Undang Dasar (UUD) 1945 dengan kalimat ‘Islamis’ Piagam Jakarta di dalamnya.