Menggagas Gus Dur

Rubrik ini berisi beragam karya mengenai pemikiran, gagasan, dan sosok K.H Abdurrahman Wahid yang ditulis oleh sahabat, murid, dan pengamat Gus Dur.

Budaya

35 Artikel

Isu Aktual

44 Artikel

Islam

16 Artikel

NU dan Kemiskinan

Sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan, NU juga tidak mau ketinggalan berperan serta dalam mengatasi masalah kemiskinan ini. Bahkan sejak awal berdirinya, organisasi keagamaan tradisional ini telah merintis gerakan ekonomi kerakyatan yang diberi nama oleh KH Abdul Wahab Hasbullah sebagai nahdlatu al-tujar (kebangkitan perdagangan). Kemudian pada Muktamar Ke-1 tanggal 21 Oktober 1926, NU antara lain membahas masalah hasil usaha suami istri (harta gono gini), dan masalah upah pekerja. (Ahkam Al-Fuqoha, hlm.18). Hal ini menunjukkan bahwa NU berupaya agar masyarakat tidak hanya mencari bekal akhirat semata tetapi juga mencari kebahagiaan di dunia.

NU dan

Ketika NU di bawah kepemimpinan Gus Dur (1984-1999), ormas itu memulai strategi berpolitik baru, yakni \"kultural-kerakyatan\", bukan lagi \"struktural-kekuasaan\". Strategi \"politik kerakyatan\" tersebut diprakarsai oleh sejumlah kiai/tokoh muda NU kala itu, seperti KH Ahmad Shiddiq, KH Sahal Mahfudh, KH Muchit Muzadi, KH Mustafa Bisri, dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sebagai Ketum PB NU, Gus Dur berbeda dengan para pendahulunya yang cenderung kompromistis dengan kekuasaan. Saat itu, dia tampil sebagai aktivis-intelektual yang kritis terhadap segala bentuk politisasi dan arogansi yang dilakukan negara.

Menggapai Berkah Gus Dur

Para peziarah akhir pekan lalu berziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid dalam rangka memperingati 40 hari wafatnya sang kiai yang juga dikenal dengan panggilan akrab Gus Dur.

Fenomena Gus Dur

KETIKA presiden ke-35 Amerika Serikat John F. Kennedy atau JFK (1917-1963 M) yang nasibnya banyak mirip dengan presiden pendahulunya, Abraham Lincoln, meninggal terbunuh pada 22 November 1963, dunia ikut berduka. Maklum, JFK merupakan presiden negara adikuasa. Dia juga dikenal sebagai presiden Amerika yang berani, mempunyai pandangan ke depan, dan menjanjikan perubahan dunia. Namun, meski saat pemakamannya banyak sekali yang hadir, masih terhitung tidak seberapa bila dibandingkan dengan saat pemakaman Presiden Republik Mesir Gamal Abdel Nasser (1918-1970).

Ketajaman Gus Dur endus China

Namun, Gus Dur mengajak bangsa Indonesia rekonsiliasi dengan China bukan semata-mata karena ia sendiri keturunan China. Lebih dari itu. Gus Dur melihat, pada masa-masa mendatang China sebagai suatu jaringan (networking/guanxi) perlu dirangkul untuk membangun kembali perekonomian Indonesia yang baru saja dilanda krisis hebat.

Selamat Jalan Wahai Kesederhanaan!

Adalah selembar kaos oblong putih yang mengenalkan saya dengan Guru Gus Dur, atau KH. Abdurrahman Wahid, atau nama kecilnya Abdurahman Ad-Dakhil, yang berarti Abdurahman Sang Penakluk.

Pluralisme, Solusi bagi Malaysia

SELAMA dua hari, 9-10 Januari lalu, saya dan beberapa teman terlibat diskusi dengan tiga peneliti senior dari tiga universitas Australia untuk memperkaya rencana penelitian tentang perkembangan Islam kontemporer di Indonesia. Nama salah seorang peneliti senior dari Australia itu cukup familier bagi masyarakat Indonesia, yakni Greg Barton. Dia berasal dari Deakin University, Geelong, Victoria, Australia.

Gus Dur, Raja Telah Mangkat, Hidup Raja!

Tulisan ini sebenarnya hanya merupakan repitoir dari berbagai tulisan mengenai Gus Dur, yang ditulis oleh berbagai kalangan masyarakat, dan ada di mana-mana, baik lokal maupun nasional.

Gus Dur Telah Pergi

Franz Magnis-Suseno Meskipun tahu bahwa Gus Dur sakit-sakitan, saat kemarin Tuhan mengatakan, "Gus, sudah cukup!", mengagetkan juga. Banyak dari kita, khususnya tokoh dan umat berbagai agama di Indonesia, merasa kehilangan. Kita menyertai arwahnya dengan doa-doa kita agar ia dengan aman, gembira, dan pasti terheran-heran dapat sampai ke asal-usulnya.

Gus Dur Manusia Setengah Dewa

Abdurrahman Wahid, Presiden keenam Indonesia (setelah Sukarno, Sjafrudin Prawiranegara, Assaat, Soeharto, dan Habibie) wafat 30 Desember 2009.