Radio Islami

Seorang warga Indonesia pergi menunaikan ibadah haji ke Makkah. Di sana, dia tertarik dengan sebuah radio dan dia pun membelinya. Ketika ditanya, Kenapa dia membeli radio itu, padahal di Indonesia juga banyak. Dia menjawab bahwa radio itu setiap hari mengaji, padahal memang sebenarnya bahasa mereka bahasa Arab.

Setelah pulang ke Indonesia, Jamaah haji tersebut marah-marah dan membanting radio itu. "Loh kang, ngopo (kenapa) ngamuk-ngamuk mbanting radio?" tanya kawannya penasaran.

"Pembohong! Goblok!" ujarnya geram.

Temannya terpaku kebingungan.

"Radio ini di Makkah tiap hari ngaji al-Quran terus. Tapi, di sini, isinya lagu dangdut tok. Radio begini kok dibilang radio Islami" terangnya.

"Sampean tahu ini radio dari mana" tanya temannya.

"Dari Makkah" jawabnya

"Kok sampean tahu?"

"Lha..., itu tulisannya "All-Transistor."

"Salah, Kang. Radio itu buatan Jepang."

"Lho, kalau memang dari Jepang, kenapa pake 'All'...?"