GUS DUR dan Ilmu Sosial Transformatif

Sekali lagi tentang Gus Dur! Syaiful Arif, santri muda Pesaantren Ciganjur, menyuguhkan perspektif baru perihal gagasan KH. Abdurrahman Wahid.

Ia mengkaji pergulatan intelektual Gus Dur dalam kerangka ilmu-ilmu sosial di bawah kuasa Orde Baru. dengan difokuskan pada Gus Dur "pra-istana" - dekade 1970 hingga awal 1990- karena pada masa itu Gus Dur berperan sebagai intelektual organik yang merumuskan berbagai konsep pemikiran untuk diaplikasikan pada level gerakan, baik melalui NU, pesantren, maupun Forum Demokrasi (FORDEM).

Buku ini hadir karena berbagai tipologi yang disematkan sejumlah pihak pada pemikiran Gus Dur banyak mengandung bias yang mengakibatkan paradigma tertentu menjadi dominan dan tidak bebas nilai dalam memetakan sebuah pemikiran.