Artikel dengan tag "dan"

Ulasan Piala Dunia 1994: Antara Kebanggaan dan Kekecewaan

Ketika Belgia dikalahkan dalam pertandingan semifinal putaran akhir piala dunia beberapa tahun yang lalu rakyat Belgia justru menyambut kepulangan mereka dengan penuh antusiasme. Mereka bersyukur atas kemampuan tim kesayangan mereka untuk sampai ke putaran tersebut, dan tidak melihat lebih jauh dari itu. Kekalahan pada level yang tidak terduga sebelumnya dapat diraih, adalah sebuah kehormatan. Bahkan putaran akhir Piala Dunia 1990 menyajikan kebanggaan rakyat Mesir akan prestasi tim nasional mereka, yang mampu menahan Belanda dengan angka seri 0-0. Padahal waktu itu ada trio top Marco van Basten, Ruud Gullit dan Frank Rijkaard. Tak heran bila Presiden Husni Mubarak langsung mengumumkan hari esoknya sebagai hari libur nasional.

Ulasan Piala Dunia 1994: SACCHI DAN DAYA JUANG ITALIA

PERTANDINGAN putaran perempat final antara Italia dan Spanyol mengundang kekaguman orang kepada daya juang Italia kali ini. Sekali lagi orang menyaksikan bagaimana tim Italia mampu merebut kemenangan dari kondisi yang tidak menguntungkan di menit-menit terakhir perandingan. Roberto Baggio kembali mempersembahkan kemenangan bagi timnya disaat orang menganggap hasil maksimal sudah  dicapai oleh Italia, yaitu seri dan pertandingan dilanjutkan 2x15 menit. Melihat kekuatan yang berimbang antara kedua tim, orangpun menduga hasilnya akan tetap sama dan pemenang harus ditentukan melalui adu pinalti.

Ulasan Piala Dunia 1994: TUMBANGNYA RAKSASA DAN MUNCULNYA PENANTANG

KEJUTAN terbesar dalam putaran perempat final Piala Dunia 1994 adalah tumbangnya raksasa sepakbola tim Jerman di tangan tim Bulgaria. Tim yang dipandang masuk ke putaran perempat final karena \"kebetulan\" menang karena adu pinalti atas Meksiko, ternyata memang benar-benar mampu menjadi \"pembunuh raksasa\". Hal itu terbukti dari penampilannya dalam babak penyisihan Pra Piala Dunia 1994 untuk membunuh \"raksasa sakit\" Perancis. Tetapi tidak kurang pula indikator dari fungsinya itu adalah bagaimana pihak Jerman mempersiapkan pertandingannya melawan Bulgaria itu.

Ulasan Piala Dunia 1994 : JACKIE CHARLTON DAN STRATEGINYA

KEMENANGAN tim Belanda atas Irlandia dalam babak kedua kompetisi  Piala Dunia \'94 menyajikan dua buah strategi yang saling berbeda. Walaupun keduanya berlandaskan penguasaan teknis yang sempurna, kecepatan  yang tinggi dan disiplin yang ketat bagi para pemain, jalan yang ditempuh  kedua tim ternyata tidak sama.

Ulasan Piala Dunia 1994 : BELANDA DAN EKSPERIMEN DICK ADVOCAAT

PERTANDINGAN Belanda-Belgia adalah contoh klasik dari sebuah keberanian melakukan eksperimentasi. Pelatih Dick Advocaat tetap menolak keinginan untuk menggantungkan nasib kepada salah seorang atau beberapa maha bintang, serperti Marco van Basten, Ruud Gullit. Permainan yang ingin dikembangkan dalah pembagian peranan secara lebih merata, dan kemampuan berpindah posisi di lapangan sesuai dengan kebutuhan.

Ulasan Piala Dunia 1994: ARRIGO SACCHI DAN KETEGARAN STRATEGINYA

PERTANDINGAN Italia lawan Norwegia menampilkan kelas tersendiri bagi Tim Italia, juara dunia tiga kali tim azzuri (biru-biru) yang kini berkostum biru putih. Seperti dalam Piala Dunia yang lalu, Italia memulai kompetisi sebagai pemula lambat (slow starter). Itu pun dalam kedudukan cukup buruk, dikalahkan 0-1 oleh Irlandia pada pertandingan pertama. Dengan tersisa dua pertandingan grup, Italia harus menang minimal untuk sebuah pertandingan dan seri pada pertandingan lainnya.

INDIVIDU, NEGARA DAN IDEOLOGI

Yayasan Soedjatmoko tanggal 3 Februari 1994 mengadakan Simposium Menyiapkan Diri Menuju Abad XXI di Jakarta, pada acara Peringatan Soedjatmoko. Dua makalah pada simposium tersebut, oleh Abdurrahman Wahid dan Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, dimuat Kompas di halaman 4, dan di halaman 5 dimuat tulisan Mohamad Sobary.

Megawati dan KLB PDI

KONGGRES Luar Biasa (KLB) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) berakhir tanpa hasil yang diharapkan. Forum tertinggi partai  berlambang kepala banteng itu secara praktisnya berakhir dengan kegagalan dan orang tetap tidak tahu bagaimana kemelut PDI akan diselesaikan.

Pasangan Soeharto-Try dan Masa Depan Kita

SIDANG Umum MPR (SU MPR) 1993 telah berakhir. SU MPR itu, telah melaksanakan tugas utamanya, yaitu memilih Presiden/Mandataris dan wakilnya, dan menetapkan GBHN. Presiden Soeharto terpilih kembali, dan Jendral (Purn) Try Sutrisno ditetapkan menjadi Wakil Presiden.

Islam dan Hubungan Antarumat Beragama di Indonesia

HUBUNGAN  antarumat   beragama  di  Indonesia  tampaknya kembali mengalami  cobaan dan  ujian berat dua tahun terakhir ini. Kalau  diikuti dengan  cermat tampak bahwa hal ini masih akan berlangsung cukup lama.